Anak-Anak Lembah Hijau Main Badminton Bareng Atlet Nasional


KETUA RW 21 Jaka Prawistara, Ketua Karang Taruna Desa Banyurojo Catur Budi Praspanto beserta warga Lembah Hijau, berfoto bersama atlet bulutangkis nasional Greysia Polii dan Tontowi Ahmad, Minggu (3/11/13). (Foto : Sahrudin)
____________________

LEMBAH HIJAU - Puluhan pebulutangkis cilik di Perumahan Lembah Hijau, Seneng II, terlihat ceria bertemu dengan idola mereka, Tontowi Ahmad dan Greysia Polii, Minggu (3/11/13) siang. Tak cuma berebut foto bareng, anak-anak yang sejak pagi sudah siap dengan raket dan sepatu olahraga mereka, berlomba untuk bisa jadi "lawan" atlet nasional dan juara dunia itu.

"Turnamen" bulutangkis dua melawan banyak pun dimulai. Tontowi dan Greysia, yang pernah berpasangan dan merajai sektor ganda campuran di Kejuaraan Nasional Bulutangkis 2009, siang itu harus meladeni belasan bocah Banyurojo sekaligus.

Tentu saja, bukan pertandingan dramatis dan menegangkan yang terjadi, melainkan tepok bulu berseling canda-tawa. Tak mudah bagi anak-anak itu untuk selalu bisa menangkis umpan Tontowi. Beberapa kali shuttlecock membentur jaring.

Greysia sempat melihat salah satu "lawannya" yang main tak beres. Atlit kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1987 itu kemudian membantu membetulkan cara anak tersebut memegang raket, juga memperbaiki posisi kedua kakinya.

Kedatangan Tontowi dan Greysia ini merupakan bagian dari program CocaCola Angkat Raketmu!. Magelang menjadi salah satu diantara beberapa lokasi tujuan program ini, selain Banten, Cirebon, Purwokerto dan Malang, Jawa Timur.

Legenda bulutangkis Hastomo Arbi, Kasubid Pengembangan Komunitas PB PBSI Achmad Budiarto, serta Media Relations Manager CocaCola Indonesia Andrew Hallatu, juga terlihat hadir di Magelang.

Kepada warga Lembah Hijau, Banyurojo, Tontowi, Greysia dan Hastomo Arbi berbagi cerita tentang awal mula mereka mengenal badminton.

"Saya dulu mulai di halaman rumah. Kebetulan, ada lapangan badminton di situ", kata Tontowi, yang pada 11 Agustus lalu menjuarai sektor ganda campuran BWF World Championships 2013 di Guangzhou China, berpasangan dengan Liliyana Natsir.
"Saya juga awalnya nggak latihan di gedung. Nggak pakai raket bagus-bagus kayak gini", kata Greysia, Juara Thailand Open Grand Prix Gold 2013 di nomor ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari.

Mulanya, lanjut Greysia, ia main bulu tangkis di jalanan. Kemudian orangtuanya bikin "lapangan badminton" di tanah yang digaris-garis. Umur 5 tahun, bakat Greysia sudah mulai kelihatan.

"Tiap hari bangun pagi, maunya ke lapangan itu terus," kenangnya.

Senada dengan Tontowi dan Greysia, Hastomo Arbi pun begitu. "Dulu tidak main di gedung, tapi di tempat terbuka seperti ini", ujar Hastomo, menunjuk lapangan badminton di Lembah Hijau. Tidak sedikit pebulutangkis hebat, kata dia, bermula dengan bermain di depan rumah.

Di tempat yang sama, Achmad Budiarto berbicara soal pencarian bibit-bibit baru bulutangkis selain melalui klub, yaitu dengan pembentukan komunitas-komunitas di masyarakat.

"Klub itu kan jumlahnya terbatas. Bagaimana dengan daerah yang tidak punya klub? Makanya, ini blessing buat kita, CocaCola menawarkan kerjasama. Bagaimana kita bisa bangkitkan bulutangkis kita, melalui program Angkat Raketmu!", terang Budiarto.

Bersama PBSI, Budiarto juga terus berusaha agar badminton masuk jadi bagian dari pelajaran di sekolah-sekolah. "Nanti kita gandeng Pengcab-pengcab PBSI, untuk membantu guru dalam memberikan pelajaran bulutangkis", kata Budiarto.

Jaka Prawistara, Ketua RW 21 mengatakan, saat ini di perumahan tersebut telah berdiri PB (Persatuan Bulutangkis) Lembah Hijau. Jumlah anggotanya mencapai 60an orang, terdiri dari kaum perempuan, bapak-bapak dan anak-anak. "Yang sepuh, banyak yang yang umurnya 60 sampai 70 tahun. Mereka rutin latihan", kata Jaka.

Catur Budi Praspanto, warga Lembah Hijau, mengatakan, kedatangan Greysia Polii dan Tontowi Ahmad berikut pelatih nasional Hastomo Arbi, tentu akan menambah semangat anak-anak dan remaja bermain bulutangkis.

"Sekarang, tiap sore dan malam, lapangan badminton Lembah Hijau tidak pernah sepi", kata Catur, yang juga Ketua Karang Taruna Desa Banyurojo. Ia menambahkan, dalam minggu ini PB Lembah Hijau bakal menggelar pertandingan badminton, dengan hadiah raket dan beberapa hadiah lainnya.***(Sahrudin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar