DPR Putuskan RUU Pilkada Lewat DPRD

Rapat Paripurna DPR bahas RUU Pilkada. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
 RT.03 BANYUROJO - Setelah melalui serangkaian proses panjang di Gedung Paripurna, RUU Pilkada akhirnya kelar dengan kemenangan Koalisi Merah Putih (KMP) yang mengusung mekanisme pemilihan kepala daerah lewat DPRD. Jumat (26/9) dini hari, para pengusung pilkada langsung pun harus kecewa, karena voting atas RUU Pilkada dalam paripurna DPR RI tak seperti yang mereka harapkan.

Keputusan itu diambil melalui mekanisme voting. Mekanisme pilkada lewat DPRD dipilih oleh 226 anggota. Sedangkan pilkada langsung 135 anggota. Total suara sebanyak 361 suara. 

Pengambilan keputusan terkait mekanisme pilkada sempat berjalan alot antara pihak pengusung pemilihan langsung, pemilihan melalui DPRD dan pemilihan langsung dengan syarat yang di inginkan Partai Demokrat. Bahkan, sempat fraksi Partai Demokrat melakukan walk out.lantaran mereka merasa usulan opsi ketiga tak akan diakomodasi oleh anggota yang hadir dalam sidang tersebut.

Dilangsir JPPN, Fraksi PDI Perjuangan pun merasa dikhianati atas keputusan Demokrat itu. "Kami mulai mencurigai hipotesis, ini rekayasa pollitik untuk menampilkan pencitraan. Seolah-olah mereka pejuang. Namun ketika kami, PKB, Hanura yang tulus mendukung Demokrat malah ditinggalkan, dizolimi," ungkap politikus PDI Perjuangan, Yasona Laoli, Jumat (26/9). [Mase]