Fakta, Manfaat dan Bahaya Mengkonsumsi Teh

Siapa sangka kebiasaan harian yang seringkali tak terencana punya manfaat luar biasa. Mengonsumsi tiga cangkir teh setiap hari walhasil bisa meningkatkan daya ingat hingga usia lanjut. Ada lagi manfaat lain yang dipublikasikan dalam jurnal Advances in Nutrition teh mampu menurunkan risiko penyakit mental, khususnya di kalangan wanita.

Beritagar memaparkan. para peneliti dari University of California, AS, menduga komponen dalam teh bisa melawan racun yang merusak otak pada penyakit Alzheimer. Kemungkinan, teh mengandung theanine, komponen yang hanya terdapat pada teh dan jamur. Walau baik diminum tiap hari, lebih bagus jika teh tidak diminum setelah makan besar.

Kenapa ?, karena kebiasaan minum teh saat atau setelah menyantap makanan, dapat membuat Anda mengalami anemia (kekurangan butir darah merah). Pasalnya, teh memiliki kandungan yang bisa mengikat zat besi yang terkandung pada makanan, sehingga tidak dapat diserap tubuh (nama kandungan: tannin dan catechin).

Menurut dr. Bram Irfanda, pengelola Doktercare.com, zat besi berguna untuk membentuk sel darah merah. Jika tubuh Anda kekurangan darah merah maka berakibat anemia, dan bisa menghambat pertumbuhan pada anak atau remaja, mengurangi semangat dan kemampuan konsentrasi, hingga dampak serius seperti gagal jantung atau gangguan saat persalinan.

Jika Anda tergolong penyuka teh, situs utilityjournal.com menyajikan satu halaman tentang fakta ringkas seputar teh. Berikut rangkumannya :

  • Teh mengandung sepertiga sampai setengah kadar kafein kopi.
  • Selain sebagai minuman, teh juga populer sebagai bahan kuliner. Mulai dari menggiling daun teh untuk imbuhan pada lada, hingga digunakan untuk mengolah daging.
  • Jangan membiarkan kantong teh terendam terlalu lama, karena bisa membuat semakin pahit.
  • Teh kemasan yang dijual bebas lebih banyak mengandung gula dan bahan buatan. Cek kemasan, jika tidak mengandung kalori, maka itu yang terbaik.
  • Daun teh yang sudah dipotong atau dicincang lebih cepat mengeluarkan cita rasa ketimbang daun utuh.
  • Teh hijau memiliki kandungan yang membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
  • Air dari sumber alami adalah yang terbaik untuk menyeduh teh.
  • Ragam jenis teh memiliki kadar suhu dan durasi yang berbeda (cek ragam jenis dengan klik).