Kenali ciri dan karakter nyamuk pembawa virus dengue

Nyamuk bersarang dan bertelur di sekitar rumah kita, bisa jadi lantaran kita telah membangun huniannya tanpa disadari. Dan tak perlu musim hujan untuk "menernakkan" nyamuk aedes aegypti dimana dampaknya terbilang berbahaya. Cukup sedikit air mengisi wadah-wadah kosong dan "simsalabim", wadah-wadah kosong segera menjadi habitat nyamuk aedes aegypti.

Dilangsir beritagar.id,  nyamuk aedes aegypti menyukai genangan air bersih sebagai tempat bertelur dan bersarang. Kolam ikan, ban bekas, tempat dispenser, talang air, bahkan tutup botol air kemasan bisa berubah menjadi tempat bersarang nyamuk jika sedikit saja terisi air di dalamnya.

Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk pembawa virus dengue yang menjadi penyebab utama timbulnya demam berdarah. Namun, tidak semua nyamuk aedes menggigit manusia dan menularkan virus dengue. Virus dengue ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk betina.

Pasalnya, hanya nyamuk aedes betina yang menggigit manusia. Aedes betina lebih menyukai darah manusia sebagai makanan mereka dibandingkan dengan darah hewan. Sedangkan, nyamuk aedes jantan menghisap cairan tumbuhan sebagai sumber makanan mereka.

Yang kemudian perlu diwaspadai adalah nyamuk ini bisa terbang hingga radius 100 m sejak bertelur dan bisa terbang lebih jauh lagi jika nyamuk hinggap di media tertentu yang bisa membawanya pindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus bergerak.

Infografis berikut semoga dapat bermanfaat:

© Gary /Beritagar.id